- MELIHAT HATI DENGAN HIKMAH
Kadang juga kita bertanya , kenapa saya sering terkena musibah, ujian dan cobaan? padahal saya selalu beramal baik, kepada keluarga, kepada tetangga, kepada teman, saya selalu menolong mereka bila mereka dalam keadaan membutuhkan pertolongan. Saya tidak pernah meninggalkan rukun Islam ataupun memakan sesuatu yang subuhat apa lagi yang haram, kenapa derita selalu menimpa?
Kalau yang kita lihat hanya yang tampak oleh mata saja, mungkin kita akan berontak terhadap apa yang terjadi. Mencobalah kita renungkan apa yang kita lakukan baik itu dalam perkataan, perbuatan maupun kata dalam hati. Mungkin dari situ kita ada kekhilafan dalam kata yang merupakan sebagai doa.Seperti apa yang telah dilakukan oleh nabi Ibrahim sebelum mempunyai anak, beliau sering bersedekah dan berkurban dengan besarnya , sampai-sampai para malaikatpun kagum, dalam kesempatan itulah nabi Ibrahin tanpa disadari berkata :" Jangan kan berkurban berupa hewan , anakpun akan aku korbankan bila Allah yang meminta": Nabi Ibrahim berkata demikian karena ia belum mempunyai anak dan terlena oleh pujian manusia dan malaikat. Dari situlah Allah menguji dan mencoba apa yang yang pernah nabi Ibrahim katakan dengan peristiwa idul adha.
Kesimpulan yang dapat kita ambil hikmahnya adalah apapun yang terjadi pada diri kita itu adalah buah dari apa yang telah kita lakukan , hal inipun telah dijelaskan dalam Al-Qur'an maupun dalam hadits. Semoga kita
dijadikan oleh Allah selalu ingat dan hati-hati dalam bertindak baik dalam amal perbuatan, perkataan, dan hati serta dalam lindungan dan kasih sayangnya selalu. Amiin.!
